Bacaan Tata Cara Sholat: Panduan Lengkap untuk Pemula

Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap umat Muslim. Selain sebagai kewajiban, sholat juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempelajari tata cara sholat yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang bacaan tata cara sholat.

1. Persiapan Sebelum Sholat

Sebelum memulai sholat, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Pertama, pastikan bahwa kita dalam keadaan suci dari hadas besar maupun hadas kecil. Hadas besar seperti haid atau nifas memerlukan mandi besar, sedangkan hadas kecil seperti buang air kecil atau kotoran memerlukan wudhu.

Kedua, pilihlah tempat yang bersih dan suci untuk melaksanakan sholat. Jika memungkinkan, sebaiknya sholat di masjid atau tempat ibadah yang lainnya. Selain itu, pastikan pakaian yang dikenakan bersih dan rapi.

2. Adzan

Sebelum memulai sholat, terlebih dahulu didengarkan adzan. Adzan merupakan panggilan untuk melaksanakan sholat yang dilakukan oleh seorang muadzin. Adzan terdiri dari beberapa kalimat yang harus diucapkan dengan benar dan sempurna.

2.1. Bacaan Adzan

Adzan terdiri dari beberapa kalimat, yaitu:

  • Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)
  • Ashhadu an la ilaha illa Allah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah)
  • Ashhadu anna Muhammadar Rasulullah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)
  • Haiya ‘alas sholat (Marilah sholat)
  • Haiya ‘alal falah (Marilah kebahagiaan)
  • Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)
  • La ilaha illa Allah (Tidak ada Tuhan selain Allah)

2.2. Bacaan Iqamah

Setelah adzan selesai, dilanjutkan dengan iqamah. Iqamah merupakan panggilan untuk memulai sholat yang dilakukan oleh jamaah. Iqamah terdiri dari beberapa kalimat yang hampir sama dengan adzan, namun ada beberapa perbedaan. Berikut ini bacaan iqamah:

  • Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)
  • Ashhadu an la ilaha illa Allah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah)
  • Ashhadu anna Muhammadar Rasulullah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)
  • Haiya ‘alas sholat (Marilah sholat)
  • Haiya ‘alal falah (Marilah kebahagiaan)
  • Qad qaamatis sholat (Sholat telah ditegakkan)
  • Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)
  • La ilaha illa Allah (Tidak ada Tuhan selain Allah)

3. Wudhu

Sebelum memulai sholat, kita harus melakukan wudhu terlebih dahulu. Wudhu adalah membersihkan bagian-bagian tubuh tertentu dengan air suci. Bagian-bagian tubuh yang harus dibersihkan adalah wajah, kedua tangan, kedua kaki, dan kepala.

3.1. Tata Cara Wudhu

Berikut ini tahapan-tahapan tata cara wudhu yang benar:

  1. Basuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
  2. Bersihkan lubang hidung sebanyak 3 kali.
  3. Basuh wajah sebanyak 3 kali.
  4. Basuh kedua lengan hingga siku sebanyak 3 kali.
  5. Basuh kepala sebanyak 1 kali.
  6. Basuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak 3 kali.

4. Tata Cara Sholat

Setelah persiapan sebelum sholat dan wudhu selesai, selanjutnya kita harus memahami tata cara sholat yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam. Sholat terdiri dari beberapa rakaat, tergantung dari jenis sholat yang dilakukan. Berikut ini adalah tata cara sholat:

4.1. Sholat Subuh

Sholat subuh terdiri dari 2 rakaat. Tata cara sholat subuh sebagai berikut:

  1. Berdirilah dengan tegap dan angkatlah kedua tangan sejajar dengan bahu sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan dan menyentuhkan kedua telapak tangan ke lutut.
  4. Bangkitlah dari rukuk dengan posisi lurus dan membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.
  5. Sujudlah dengan menyentuhkan dahi ke lantai dan meletakkan kedua tangan di samping kepala.
  6. Bangkitlah dari sujud dengan posisi duduk yang sebentar dan membaca “Rabbighfirli, Rabbighfirli”.
  7. Sujudlah lagi dengan posisi yang sama seperti sujud pertama.
  8. Bangkitlah dari sujud dan ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

4.2. Sholat Dhuha

Sholat Dhuha dilakukan setelah matahari terbit beberapa saat. Sholat dhuha terdiri dari 2-12 rakaat. Tata cara sholat dhuha sebagai berikut:

  1. Angkatlah kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan dan menyentuhkan kedua telapak tangan ke lutut.
  4. Bangkitlah dari rukuk dengan posisi lurus dan membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.
  5. Sujudlah dengan menyentuhkan dahi ke lantai dan meletakkan kedua tangan di samping kepala.
  6. Bangkitlah dari sujud dengan posisi duduk yang sebentar dan membaca “Rabbighfirli, Rabbighfirli”.
  7. Sujudlah lagi dengan posisi yang sama seperti sujud pertama.
  8. Bangkitlah dari sujud dan ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

4.3. Sholat Dzuhur

Sholat dzuhur dilakukan setelah matahari berada di atas kepala dan bayangan benda yang tegak lurus dengan tanah sudah tidak terlihat. Sholat dzuhur terdiri dari 4 rakaat. Tata cara sholat dzuhur sebagai berikut:

  1. Angkatlah kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama dan kedua.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan dan menyentuhkan kedua telapak tangan ke lutut.
  4. Bangkitlah dari rukuk dengan posisi lurus dan membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.
  5. Sujudlah dengan menyentuhkan dahi ke lantai dan meletakkan kedua tangan di samping kepala.
  6. Bangkitlah dari sujud dengan posisi duduk yang sebentar dan membaca “Rabbighfirli, Rabbighfirli”.
  7. Sujudlah lagi dengan posisi yang sama seperti sujud pertama.
  8. Bangkitlah dari sujud dan ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

4.4. Sholat Ashar

Sholat ashar dilakukan setelah matahari mulai tergelincir dan bayangan benda sudah terlihat panjang. Sholat ashar terdiri dari 4 rakaat. Tata cara sholat ashar sebagai berikut:

  1. Angkatlah kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama dan kedua.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan dan menyentuhkan kedua telapak tangan ke lutut.
  4. Bangkitlah dari rukuk dengan posisi lurus dan membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.
  5. Sujudlah dengan menyentuhkan dahi ke lantai dan meletakkan kedua tangan di samping kepala.
  6. Bangkitlah dari sujud dengan posisi duduk yang sebentar dan membaca “Rabbighfirli, Rabbighfirli”.
  7. Sujudlah lagi dengan posisi yang sama seperti sujud pertama.
  8. Bangkitlah dari sujud dan ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

4.5. Sholat Maghrib

Sholat maghrib dilakukan setelah matahari terbenam dan waktu sholat ashar sudah berakhir. Sholat maghrib terdiri dari 3 rakaat. Tata cara sholat maghrib sebagai berikut:

  1. Angkatlah kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama dan kedua.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan dan menyentuhkan kedua telapak tangan ke lutut.
  4. Bangkitlah dari rukuk dengan posisi lurus dan membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.
  5. Sujudlah dengan menyentuhkan dahi ke lantai dan meletakkan kedua tangan di samping kepala.
  6. Bangkitlah dari sujud dengan posisi duduk yang sebentar dan membaca “Rabbighfirli, Rabbighfirli”.
  7. Sujudlah lagi dengan posisi yang sama seperti sujud pertama.
  8. Bangkitlah dari sujud dan ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

4.6. Sholat Isya

Sholat isya dilakukan setelah waktu sholat maghrib berakhir hingga waktu tengah malam. Sholat isya terdiri dari 4 rakaat. Tata cara sholat isya sebagai berikut:

  1. Angkatlah kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  2. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya pada rakaat pertama dan kedua.
  3. Rukuklah dengan membungkukkan badan

Leave a Comment