Cara Membuat Herbarium Kering: Proses, Bahan, dan Cara Perawatan

Herbarium kering merupakan kumpulan spesimen tumbuhan yang dikeringkan dan disimpan di dalam kertas herbarium. Herbarium ini biasanya digunakan dalam penelitian botani, ilmu farmasi, dan agrikultur. Membuat herbarium kering terkadang bisa menjadi hal yang menantang bagi sebagian orang, namun sebenarnya cara membuatnya cukup mudah dan sederhana. Berikut adalah panduan lengkap cara membuat herbarium kering yang bisa Anda ikuti.

Proses Pembuatan Herbarium Kering

Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pembuatan herbarium kering, pastikan Anda sudah menyiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Berikut adalah daftar alat dan bahan yang harus disiapkan:

  • Tumbuhan yang akan dijadikan spesimen
  • Kertas herbarium
  • Gunting
  • Pensil
  • Lembaran kertas biasa
  • Peniti
  • Lem tipis
  • Buku telepon atau bahan berat lainnya
  • Karton atau bahan keras lainnya

Pengumpulan Tumbuhan

Langkah pertama dalam pembuatan herbarium kering adalah mengumpulkan tumbuhan yang akan dijadikan spesimen. Pilihlah tumbuhan yang masih segar dan belum rusak. Jangan lupa untuk mencatat nama tumbuhan, tanggal dan lokasi pengambilan, serta informasi lainnya yang relevan.

Persiapan Spesimen

Setelah tumbuhan terkumpul, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan spesimen. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih bagian tumbuhan yang ingin dijadikan spesimen, misalnya daun atau bunga.
  2. Bersihkan bagian tumbuhan tersebut dari kotoran atau debu dengan hati-hati.
  3. Jika bagian tumbuhan tersebut terlalu besar, potonglah menjadi ukuran yang lebih kecil.
  4. Letakkan bagian tumbuhan yang sudah bersih dan dipotong di atas lembaran kertas biasa.
  5. Tandai kertas biasa tersebut dengan nama tumbuhan, tanggal dan lokasi pengambilan, serta informasi lainnya yang relevan.

Pengeringan Spesimen

Setelah spesimen sudah siap, langkah berikutnya adalah mengeringkan spesimen dengan cara mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Letakkan spesimen yang sudah ditandai di atas lembaran kertas herbarium.
  2. Atur posisi spesimen hingga terlihat rapi.
  3. Lapisi spesimen dengan lem tipis.
  4. Tekan spesimen dengan hati-hati menggunakan bahan keras, misalnya buku telepon atau karton.
  5. Biarkan spesimen mengering selama beberapa hari hingga kering dan rapat di dalam kertas herbarium.

Penyimpanan Herbarium

Setelah spesimen sudah kering dan rapat di dalam kertas herbarium, langkah terakhir adalah menyimpan herbarium. Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyimpan herbarium:

  1. Simpan herbarium di dalam lemari khusus herbarium atau di ruangan yang sejuk dan kering.
  2. Jangan lupa untuk menandai kertas herbarium dengan nama tumbuhan, tanggal dan lokasi pengambilan, serta informasi lainnya yang relevan.

Bahan Herbarium Kering yang Tepat

Pemilihan bahan yang tepat untuk membuat herbarium kering sangat penting untuk memastikan spesimen tumbuhan tetap awet dan tidak rusak. Berikut adalah beberapa jenis kertas herbarium yang biasa digunakan:

  • Kertas filter: kertas ini biasa digunakan untuk membuat herbarium karena memiliki serat yang cukup kuat dan daya serap yang baik.
  • Kertas tisu: kertas ini juga memiliki serat yang cukup kuat dan daya serap yang baik. Namun, kertas tisu cenderung lebih tipis daripada kertas filter.
  • Kertas nasi: kertas ini biasanya digunakan untuk membungkus nasi, namun juga bisa digunakan untuk membuat herbarium karena memiliki serat yang cukup kuat dan daya serap yang baik.

Cara Merawat Herbarium Kering

Untuk memastikan herbarium kering tetap awet dan tidak rusak, perlu dilakukan perawatan secara rutin. Berikut adalah beberapa tips cara merawat herbarium kering:

  • Jangan menyentuh atau memindahkan herbarium terlalu sering.
  • Jangan menyimpan herbarium di ruangan yang terlalu lembab atau terkena sinar matahari langsung.
  • Jangan menyimpan herbarium di tempat yang kurang steril atau terkena serangga.
  • Periksa kertas herbarium secara rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan atau jamur yang muncul.
  • Jangan menggunakan bahan kimia atau pengawet yang kuat untuk merawat herbarium, karena bisa merusak spesimen.

Keuntungan Membuat Herbarium Kering

Membuat herbarium kering memiliki banyak keuntungan, terutama bagi mereka yang berkecimpung di bidang ilmu pengetahuan. Beberapa keuntungan membuat herbarium kering antara lain:

  • Memudahkan identifikasi spesies tumbuhan.
  • Memudahkan penelitian botani, farmasi, dan agrikultur.
  • Menjadi sumber belajar yang baik untuk ilmu pengetahuan.
  • Memperkaya koleksi spesimen tumbuhan.

Kesimpulan

Membuat herbarium kering bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi mereka yang memiliki ketertarikan dalam ilmu pengetahuan. Dalam proses pembuatan herbarium kering, pastikan Anda memilih tumbuhan yang masih segar dan belum rusak, mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan, mengeringkan spesimen dengan hati-hati agar tidak rusak, dan merawat herbarium secara rutin untuk menjaganya tetap awet. Dengan mengikuti panduan lengkap cara membuat herbarium kering di atas, diharapkan Anda bisa membuat herbarium kering yang berkualitas dan berguna untuk penelitian ilmu pengetahuan.

FAQs

1. Apa itu herbarium kering?

Herbarium kering merupakan kumpulan spesimen tumbuhan yang dikeringkan dan disimpan di dalam kertas herbarium.

2. Apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat herbarium kering?

Bahan yang dibutuhkan antara lain tumbuhan yang akan dijadikan spesimen, kertas herbarium, gunting, pensil, lembaran kertas biasa, peniti, lem tipis, buku telepon atau bahan berat lainnya, dan karton atau bahan keras lainnya.

3. Apa saja jenis-jenis kertas herbarium yang biasa digunakan?

Jenis-jenis kertas herbarium yang biasa digunakan antara lain kertas filter, kertas tisu, dan kertas nasi.

4. Bagaimana cara merawat herbarium kering agar tetap awet?

Beberapa tips cara merawat herbarium kering antara lain jangan menyentuh atau memindahkan herbarium terlalu sering, jangan menyimpan herbarium di ruangan yang terlalu lembab atau terkena sinar matahari langsung, jangan menyimpan herbarium di tempat yang kurang steril atau terkena serangga, periksa kertas herbarium secara rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan atau jamur yang muncul, dan jangan menggunakan bahan kimia atau pengawet yang kuat untuk merawat herbarium.

5. Apa saja keuntungan membuat herbarium kering?

Beberapa keuntungan membuat herbarium kering antara lain memudahkan identifikasi spesies tumbuhan, memudahkan penelitian botani, farmasi, dan agrikultur, menjadi sumber belajar yang baik untuk ilmu pengetahuan, dan memperkaya koleksi spesimen tumbuhan.

Leave a Comment