Cara Membuat Tote Bag dari Kain Perca

Tote bag adalah tas yang cocok digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari belanja, bepergian, hingga ke kantor. Tas ini memiliki desain yang simpel, praktis, dan mudah dibawa ke mana-mana. Namun, harga tote bag yang dijual di pasaran terkadang cukup mahal. Oleh karena itu, membuat tote bag sendiri dari kain perca bisa menjadi alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

1. Persiapan Bahan dan Alat

Sebelum mulai membuat tote bag, pastikan Anda sudah menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, di antaranya:

Bahan:

  • Kain perca sebanyak 2 lembar
  • Kain katun sebagai bahan pelapis sebanyak 2 lembar
  • Pelapis kain flanel atau fusible interfacing sebanyak 2 lembar
  • Kain nilon atau kanvas sebagai bahan tali sebanyak 2 lembar
  • Kancing atau magnetik snap

Alat:

  • Jarum dan benang
  • Gunting kain
  • Penggaris
  • Pulpen atau spidol
  • Mesin jahit atau jarum dan benang tangan (opsional)

2. Membuat Pola Tote Bag

Sebelum memotong kain, buat terlebih dahulu pola tote bag pada kertas. Pola ini dapat disesuaikan dengan ukuran yang diinginkan.

Langkah-langkah membuat pola tote bag:

  1. Buat pola persegi panjang dengan ukuran 35 x 40 cm pada kertas.
  2. Buat pola pada sisi kiri dan kanan pola persegi panjang dengan ukuran 10 x 40 cm. Pola ini akan menjadi sisi bagian dalam dan luar tote bag.
  3. Buat pola pada sisi atas pola persegi panjang dengan ukuran 5 x 40 cm. Pola ini akan menjadi bagian atas tote bag.
  4. Rekatkan pola dengan selotip pada kain perca dan gunting sesuai pola yang sudah dibuat.

3. Menjahit Bagian Luar Tote Bag

Setelah pola tote bag sudah dipotong, langkah selanjutnya adalah menjahit bagian luar tote bag.

Langkah-langkah menjahit bagian luar tote bag:

  1. Jahit bagian samping sisi kiri dan kanan pola tote bag dengan mesin jahit atau jahit tangan.
  2. Lipat kedua sisi yang sudah dijahit ke tengah dan jahit bagian bawah dengan mesin jahit atau jahit tangan.
  3. Lipat bagian atas tote bag sepanjang 1 cm dan jahit dengan mesin jahit atau jahit tangan.

4. Menjahit Bagian Dalam Tote Bag

Setelah bagian luar tote bag selesai, langkah selanjutnya adalah menjahit bagian dalam tote bag.

Langkah-langkah menjahit bagian dalam tote bag:

  1. Jahit bagian samping sisi kiri dan kanan pola tote bag dengan mesin jahit atau jahit tangan.
  2. Lipat kedua sisi yang sudah dijahit ke tengah dan jahit bagian bawah dengan mesin jahit atau jahit tangan.
  3. Tidak perlu menjahit bagian atas tote bag.

5. Menjahit Bagian Tali Tote Bag

Setelah bagian dalam tote bag selesai, langkah selanjutnya adalah menjahit bagian tali tote bag.

Langkah-langkah menjahit bagian tali tote bag:

  1. Potong kain nilon atau kanvas dengan ukuran 4 x 55 cm sebanyak 2 lembar.
  2. Lipat ke dalam kedua sisi kain selama 1 cm dan lipat lagi ke tengah sehingga kedua sisi bertemu. Jahit dengan mesin jahit atau jahit tangan.
  3. Jahit tali ke bagian dalam tote bag dan bagian luar tote bag dengan mesin jahit atau jahit tangan.

6. Menambahkan Kancing atau Magnetik Snap

Setelah semua bagian sudah dijahit, tambahkan kancing atau magnetik snap pada bagian atas tote bag untuk menutupnya.

7. Menyelesaikan Tote Bag

Setelah semua tahap telah dilakukan, tote bag sudah siap digunakan. Namun, sebelum digunakan, pastikan tote bag sudah disetrika agar bentuknya lebih rapi.

Conclusion

Membuat tote bag dari kain perca tidak sulit dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Selain menghemat biaya, membuat tote bag juga membantu mengurangi sampah kain perca yang hanya akan menumpuk di lingkungan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

FAQs

1. Berapa biaya yang diperlukan untuk membuat tote bag dari kain perca?

Biaya yang diperlukan untuk membuat tote bag dari kain perca relatif terjangkau, sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000, tergantung pada harga bahan di daerah masing-masing.

2. Apakah tote bag yang dibuat dari kain perca tahan lama?

Tote bag yang dibuat dari kain perca dapat tahan lama jika dijaga dengan baik. Pastikan tote bag tetap bersih dan hindari memuat barang melebihi kapasitasnya sehingga tidak merusak jahitan.

3. Apakah tote bag hasil jahitan tangan sama kualitasnya dengan tote bag hasil jahitan mesin?

Tote bag hasil jahitan tangan dan mesin sama-sama bagus, tergantung pada keahlian pembuatnya. Namun, jika ingin mempercepat proses pembuatan, disarankan menggunakan mesin jahit.

4. Apakah bahan pelapis dan pelapis kain flanel atau fusible interfacing harus digunakan?

Bahan pelapis dan pelapis kain flanel atau fusible interfacing dapat digunakan untuk membuat tote bag lebih kuat dan tahan lama, namun tidak wajib digunakan jika tidak tersedia.

5. Apakah tote bag dari kain perca hanya bisa dibuat dengan satu motif saja?

Tote bag dari kain perca dapat dibuat dengan berbagai motif dan warna yang berbeda-beda, tergantung pada selera pembuatnya. Kain perca yang berbeda dapat dijadikan satu untuk membuat tote bag yang unik dan menarik.

Leave a Comment