Cara Membuat Yoghurt dengan Yakult: Resep, Manfaat, dan Tips

Yoghurt dan Yakult adalah produk susu fermentasi yang populer di Indonesia. Meskipun keduanya memiliki manfaat yang serupa, yaitu membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, namun kandungan nutrisi dan bakteri yang terkandung di dalamnya berbeda. Namun, tahukah Anda bahwa Anda dapat memadukan keduanya menjadi satu, yaitu dengan cara membuat yoghurt dengan Yakult? Di artikel ini, kami akan membahas cara membuat yoghurt dengan Yakult, manfaat yang terkandung di dalamnya, dan tips untuk membuat yoghurt yang lezat dan sehat.

Apa itu Yoghurt?

Yoghurt adalah produk susu fermentasi yang dibuat dari susu sapi, kambing, atau domba. Proses fermentasi dilakukan dengan menambahkan bakteri asam laktat ke dalam susu. Bakteri ini akan mengubah laktosa (gula susu) menjadi asam laktat. Selama proses fermentasi, susu akan mengental dan membentuk struktur seperti jeli.

Manfaat Yoghurt

Yoghurt mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti protein, kalsium, vitamin B12, dan asam lemak omega-3. Selain itu, yoghurt juga mengandung bakteri baik, seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium, yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Apa itu Yakult?

Yakult adalah minuman probiotik yang dibuat dari susu skim dan bakteri Lactobacillus casei strain Shirota. Proses pembuatan Yakult berbeda dengan yoghurt, di mana susu skim dan bakteri Lactobacillus casei strain Shirota dicampurkan dengan gula dan air, lalu diinkubasi selama beberapa hari.

Manfaat Yakult

Yakult mengandung bakteri baik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, Yakult juga mengandung vitamin dan mineral, seperti vitamin B2, B6, dan B12, serta kalsium dan magnesium.

Cara Membuat Yoghurt dengan Yakult

Berikut adalah resep cara membuat yoghurt dengan Yakult:

Bahan:

  • 1 liter susu segar
  • 1 botol Yakult
  • 1 sendok makan yoghurt plain (opsional)

Alat:

  • Wadah atau panci stainless steel
  • Termometer
  • Sendok kayu
  • Handuk
  • Wadah untuk fermentasi

Langkah:

  1. Panaskan susu di dalam wadah atau panci stainless steel dengan api kecil. Aduk sesekali hingga suhu mencapai 85 derajat Celsius (gunakan termometer untuk mengukur suhu).
  2. Matikan api dan biarkan susu dingin hingga suhu mencapai 43 derajat Celsius. Anda dapat meletakkannya di atas mangkuk es untuk mempercepat pendinginan.
  3. Campurkan Yakult ke dalam susu yang sudah dingin. Jika Anda ingin membuat yoghurt yang lebih kental, tambahkan 1 sendok makan yoghurt plain ke dalam campuran susu dan Yakult.
  4. Aduk rata menggunakan sendok kayu.
  5. Tuang campuran susu ke dalam wadah untuk fermentasi. Tutup rapat dengan handuk dan biarkan selama 6-12 jam (tergantung suhu ruangan) atau sampai yoghurt mengental.
  6. Simpan yoghurt di dalam kulkas sebelum disajikan.

Tips untuk Membuat Yoghurt yang Lezat dan Sehat

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat yoghurt yang lezat dan sehat:

Pilih Susu yang Baik

Pilih susu segar yang berkualitas baik dan bebas dari bahan pengawet dan pewarna. Susu segar dapat membantu memperoleh hasil yang lebih baik.

Pastikan Suhu yang Tepat

Pastikan suhu susu mencapai 85 derajat Celsius saat dipanaskan dan 43 derajat Celsius saat dicampurkan dengan Yakult. Suhu yang tidak tepat dapat mempengaruhi hasil dan kualitas yoghurt.

Gunakan Wadah dan Alat yang Bersih

Pastikan wadah, panci, termometer, dan sendok yang digunakan bersih dari kuman dan bakteri. Hal ini sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan pada yoghurt.

Fermentasi yang Cukup

Pastikan yoghurt diinkubasi selama cukup lama, minimal 6 jam. Fermentasi yang tidak cukup dapat mempengaruhi kualitas dan rasa yoghurt.

Berikan Waktu untuk Mendinginkan

Setelah yoghurt selesai diinkubasi, biarkan sebentar pada suhu ruangan sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Hal ini dapat membantu mencegah perubahan suhu yang drastis dan membuat yoghurt lebih lezat dan sehat.

Manfaat Yoghurt dengan Yakult

Yoghurt dengan Yakult memiliki manfaat yang sama dengan yoghurt dan Yakult secara terpisah, yaitu membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kombinasi ini juga dapat membantu membentuk dan mempertahankan flora usus yang sehat.

Kesimpulan

Yoghurt dengan Yakult adalah kombinasi yang sempurna untuk menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam artikel ini, kami telah membahas cara membuat yoghurt dengan Yakult, manfaat yang terkandung di dalamnya, dan tips untuk membuat yoghurt yang lezat dan sehat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba membuat yoghurt dengan Yakult di rumah.

FAQs

1. Bisakah saya menggunakan susu UHT untuk membuat yoghurt dengan Yakult?

Ya, Anda dapat menggunakan susu UHT untuk membuat yoghurt dengan Yakult, namun hasilnya mungkin tidak sebaik dengan menggunakan susu segar.

2. Apa bedanya antara yoghurt dengan Yakult?

Yoghurt dibuat dari susu sapi, kambing, atau domba dengan menambahkan bakteri asam laktat ke dalam susu. Yakult adalah minuman probiotik yang dibuat dari susu skim dan bakteri Lactobacillus casei strain Shirota.

3. Berapa lama yoghurt dengan Yakult dapat bertahan di dalam kulkas?

Yoghurt dengan Yakult dapat bertahan di dalam kulkas selama 3-5 hari.

4. Bisakah saya menambahkan buah ke dalam yoghurt dengan Yakult?

Ya, Anda dapat menambahkan buah ke dalam yoghurt dengan Yakult untuk memberikan variasi rasa dan tambahan nutrisi.

5. Apakah saya dapat menggunakan bakteri lain selain Yakult untuk membuat yoghurt?

Ya, Anda dapat menggunakan bakteri lain selain Yakult, seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium bifidum, dan Streptococcus thermophilus.

Leave a Comment