Cara Menanam Mangga

Mangga adalah buah tropis yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang enak, mangga juga kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Untuk menikmati buah mangga yang segar dan berkualitas, Anda bisa memulai dengan menanam mangga di halaman rumah Anda. Berikut adalah panduan cara menanam mangga yang baik dan benar.

1. Pilih Jenis Mangga yang Tepat

Sebelum memulai menanam mangga, Anda harus memilih jenis mangga yang tepat untuk ditanam di halaman rumah Anda. Ada banyak jenis mangga yang bisa ditanam di Indonesia, seperti Arumanis, Golek, Manalagi, dan lain-lain. Pastikan untuk memilih mangga yang cocok dengan iklim dan kondisi tanah di daerah Anda.

a. Arumanis

Arumanis adalah jenis mangga yang paling populer di Indonesia. Buahnya berukuran sedang, berwarna hijau kekuningan, dan daging buahnya sangat manis dan lembut. Jenis mangga ini cocok untuk ditanam di daerah subtropis dan tropis dengan ketinggian 0-1000 mdpl.

b. Golek

Golek adalah jenis mangga yang berasal dari Jawa Tengah. Buahnya berukuran besar, berwarna hijau kekuningan, dan daging buahnya agak berair. Jenis mangga ini cocok untuk ditanam di daerah subtropis dan tropis dengan ketinggian 0-1000 mdpl.

c. Manalagi

Manalagi adalah jenis mangga yang berasal dari Sulawesi Selatan. Buahnya berukuran sedang, berwarna hijau kekuningan, dan daging buahnya manis dan sedikit asam. Jenis mangga ini cocok untuk ditanam di daerah tropis dengan ketinggian 0-800 mdpl.

2. Persiapkan Tanah

Setelah memilih jenis mangga yang tepat, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan tanah. Pastikan tanah di halaman rumah Anda memiliki pH yang sesuai dengan kebutuhan mangga, yaitu antara 5,5-7,0. Tanah juga harus cukup subur dan drainase yang baik agar air tidak menggenang. Jika tanah di halaman rumah Anda kurang sesuai untuk menanam mangga, Anda bisa membuat bedengan atau menggunakan pot.

a. Membuat Bedengan

Untuk membuat bedengan, Anda harus membuat dinding dari batu bata atau kayu, kemudian mengisi bedengan dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir. Pastikan bedengan memiliki ketinggian yang cukup agar akar mangga tidak tergenang air.

b. Menggunakan Pot

Jika Anda tidak memiliki cukup lahan untuk menanam mangga, Anda bisa menggunakan pot. Pilih pot yang cukup besar dan beri lubang di bagian bawah untuk drainase. Isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir.

3. Menanam Bibit Mangga

Setelah persiapan tanah selesai, Anda bisa mulai menanam bibit mangga. Ada dua cara menanam bibit mangga, yaitu dengan stek dan cangkok.

a. Menanam dengan Stek

Untuk menanam dengan stek, Anda memerlukan cabang mangga yang masih segar dan berdaun. Potong cabang tersebut dengan panjang sekitar 30 cm. Kemudian, lubangi tanah dengan jarak sekitar 2 meter dan masukkan stek ke dalam tanah hingga setengah batangnya tertanam. Siram stek dengan air secukupnya.

b. Menanam dengan Cangkok

Untuk menanam dengan cangkok, Anda memerlukan cabang mangga yang sudah tua dan berkayu. Potong cabang tersebut dengan panjang sekitar 30 cm dan kelupas kulit kayunya. Kemudian, balut bagian yang terkelupas dengan daun plastik dan ikat dengan tali rafia. Lubangi tanah dengan jarak sekitar 2 meter dan masukkan cangkok ke dalam tanah hingga setengah batangnya tertanam. Siram cangkok dengan air secukupnya.

4. Perawatan Tanaman

Setelah menanam bibit mangga, Anda harus merawatnya dengan baik agar tumbuh subur dan sehat. Berikut adalah beberapa tips perawatan tanaman mangga:

a. Menyiram Tanaman

Anda perlu menyiram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Pastikan tidak terlalu banyak menyiram sehingga tanah tidak tergenang air. Siram tanaman pada pagi dan sore hari sehingga tidak terkena sinar matahari langsung.

b. Memberi Pupuk

Anda perlu memberi pupuk secara berkala agar tanaman tumbuh subur dan berbuah banyak. Beri pupuk kandang atau pupuk organik setiap 3 bulan sekali.

c. Memangkas Tanaman

Anda perlu memangkas tanaman secara teratur untuk menghapus cabang-cabang yang rusak atau tidak produktif. Pastikan memangkas pada saat musim kemarau agar tanaman dapat berkembang dengan baik.

5. Panen Buah Mangga

Setelah menanam dan merawat tanaman dengan baik, tiba saatnya untuk memanen buah mangga yang sudah matang. Buah mangga biasanya mulai matang pada 3-4 bulan setelah bunga mekar. Anda bisa memanen buah mangga dengan cara memetiknya dengan tangan atau menggunakan alat pemotong buah.

Conclusion

Menanam mangga di halaman rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan mengikuti panduan cara menanam mangga yang baik dan benar, Anda bisa menikmati buah mangga yang segar dan berkualitas di rumah sendiri. Ingat untuk selalu merawat tanaman dengan baik agar tumbuh subur dan sehat.

FAQs

1. Kapan waktu terbaik untuk menanam mangga?

Waktu terbaik untuk menanam mangga adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau.

2. Apakah mangga bisa ditanam di pot?

Ya, mangga bisa ditanam di pot.

3. Berapa lama proses penanaman mangga hingga panen?

Proses penanaman mangga hingga panen memerlukan waktu sekitar 2-3 tahun.

4. Apa saja jenis pupuk yang cocok untuk mangga?

Pupuk kandang atau pupuk organik cocok untuk digunakan pada tanaman mangga.

5. Apa saja jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman mangga?

Beberapa jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman mangga antara lain ulat greyak, tungro, dan antraknosa.

Leave a Comment